Sabtu, 18 Oktober 2014

Salam Maco Pulau Harapan

Ini pengalaman saya waktu beberapa bulan yang lalu. Saya dan teman teman SMA saya pergi ke suatu tempat wisata di Kepulauan Seribu. Kami pergi pada hari rabu, 7 may 2014. Awalnya kami janjian di stasiun kota pukul 06.00 wib, namun dalam perjalanan menuju stasiun kota, ada beberapa hambatan dari pihak PT KAI. Jadi setibanya di stasiun kota tidak sesuai target, yang seharusnya tiba pukul 06.00 jadi pukul 07.30 wib.
Karena kami telat sampai Muara Angke maka kami semua ketinggalan perahu untuk menuju ke pulau harapan di Kepulauan Seribu. Lalu saya berusaha untuk menghubungi pihak guide kami yang ada di Pulau Harapan, lalu beliau suruh kami naik perahu yang berada di Pelabuhan Kali Adem. Kami pun semua berlari lari menuju Pelabuhan Kali Adem, namun nasib berkata lain. Setibanya di Pelabuhan Kali Adem kami semua ketinggalan perahu lagi, padahal hanya kurang beberapa menit saja.
Karena kami semua sudah capek, lalu kami memutuskan untuk menginap di Pelabuhan Kali Adem. Untung saja penjaga pelabuhan baik-baik, mereka mengizikan kami semua tidur di dalam, walau hanya pakai bangku kami pun sudah merasa bersyukur.
Setelah keesokan harinya kami semua pagi pagi sekali langsung menuju ke Pelabuhan Muara Angke, agar kami tidak ketinggalan  perahu. Kami pun di antar dari pihak Pelabuhan Kali Adem menuju Pelabuhan Muara Angke melewati jalan pintas (katanya si begitu). Selama melewati jalan bau yang tak sedap terhirup oleh kami semua yaitu bau ikan busuk (ewh dah hahaha).
Kami semua pun naik perahu menuju ke Pulau Harapan, dan kali ini kami tidak telat lagi, malah justru kami kepagian wkwk. Selama perjalanan menuju Pulau Harapan, perahu yang kami naiki goyang kanan goyang kiri (sangat ekstrim ya kawan). Dan ada beberapa kawan kami yang ada  mabuk laut, termasuk saya juga si hehe. Ketika saat ada di tengah laut ada mas-mas yang menawarkan saya untuk duduk di luar atau di pinggir perahu agar tidak terasa mual, dan ternyata benar duduk di pinggir tidak buat merasa mual.
Setibanya kami di Pulau Harapan kami pun sudah di jemput sama guide kami, yang bisa di panggil om maco hehehe. Kami pun semua di antar menuju ke penginapan untuk beristirahat, dan untuk bersiap siap menjelajahi dunia laut. Beberapa jam kemudian kami pun di jemput lagi untuk melakuan snorkeling di beberapa pulau kecil yang berada di sekitar Pulau Harapan.
Kami menuju tempat snorkeling menggunakan perahu kayu tradisional. Setibanya disana kami di berikan alat snorkeling satu per satu. Sebelum kami melakukan snorkeling kami harus mendengarkan panduan dari guide kami yaitu om maco. Setelah mendengarkan panduan dari guide, kami pun snorkeling dan ternyata sangat indah alam bahwa laut, karang karang yang cantik, ikan ikan yang bagus dan air laut yang biru.
Ketika sudah selesai snorkeling kami langsung menuju pualu pasir putih, itu tuh pulaunya sangat amat cantik sekali, pasirnya yang putih dan air laut yang biru membuat saya takjup akan ciptaan yang maha kuasa. Setelah kami puas foto-foto dan bersenang senang kami langsung menuju pulau apa ya?? Saya lupa namanya, dan di situ ada warung kopi satu satunnya di pulau tersebut. Disana kamu dapat melihat indahnya sunset, dan setelah melihat itu semua kami memutuskan untuk kembali ke penginapan.
Keesokan harinya sebelum kami kembali ke Jakarta kami di ajak untuk melihat pekarangan penyu dan itu sangat lucu lucu sekali penyunya hehehe. Setelah itu kami kembali untuk menuju ke pelabuhan untuk pulang menuju Jakarta dan sampai akhirnya kami sampai Jakarta dan rumah kita masing masing dengan selamat.
Jadi kesan yang sangat menarik tuh bukan di pulaunya nama ketika kami menginap di Pelabuhan Kali Adem, karena disana kami mendapatkan keluarga baru. Orang-orang yang berada di pelabuhan sangat amat baik.
 Sudah selesai perjalanan kami di Pulau Harapan, tungguin cerita dari kami lagi, yang pasti seru deh haha. bye bye :*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar