Jumat, 06 Oktober 2017

#SIP Sistem Informasi Psikologi


SISTEM
Menurut O’Brien dan Marakas (2009) sistem adalah satu kesatuan komponen yang saling terhubung dengan batasan yang jelas bekerja bersama-sama untuk mencapai seperangkat tujuan.
Menurut Jogiyanto (2005) sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu. 
Menurut Indrajit (2001) sistem adalah kumpulan-kumpulan dari komponen-komponen yang dimiliki dari unsur keterkaitan antara yang satu dan yang lain.
Sedangkan menurut Poerwadarminta (2003) sistem adalah sekelompok bagian-bagian yang berupa alat dan lain sebagainya, yang bekerja sama untuk melaksanakan tujuan tertentu. 
Berdasarkan pengertian beberapa tokoh diatas, dapat disimpulkan bahwa sistem adalah sekelompok komponen-komponen atau bagian-bagian yang saling terhubung satu sama lain mencapai tujuan tertentu.


INFORMASI
Menurut Jogiyanto (2005) informasi adalah hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya, yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian yang nyata yang berguna untuk para pengambil keputusan.
Menurut Alamsyah (2005) informasi adalah data yang telah diolah dengan cara tertentu sesuai dengan bentuk yang diperlukan.
Menurut Kenneth C. Laudon (2004) informasi adalah data yang sudah dibentuk ke dalam sebuah fomulir bentuk yang bermanfaat dan dapat digunakan untuk manusia.
Menurut Gordon B. Davis, informasi adalah data yang diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai yang nyata atau yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau keputusan-keputusan yang data.
Berdasarkan pengertian beberapa tokoh diatas, dapat disimpulkan bahawa informasi adalah subuah data dalam suatu bentuk yang berguna atau bermanfaat untuk penerimanya.



PSIKOLOGI
Menurut Plonik (2005) psikologi adalah studi yang sistematik dan ilmiah tentang perilaku dan proses mental.
Menurut Branca (dalam, Haru basuki 2008) psikologi adalah ilmu pengetahuan tentang prilaku manusia.
Menurut Muhibbinsyah (2001) psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Tingkah laku terbuka adalah tingkah laku yang bersifat psikomotor yang meliputi perbuatan berbicara, duduk, berjalan dan lain sebagainya, sedangkan tingkah laku tertutup meliputi berfikir, berkeyakinan, berperasaan dan lain sebagainya.
Berdasarkan pengertian beberapa tokoh diatas, dapat disimpukan bahwa psikologi adalah imu yang mempelajari tentang perilaku atau tingkah laku manusia, baik secara terbuka maupun tertutup terhadap lingkungannya.


SISTEM INFORMASI
Sistem informasi adalah suatu kumpulan dari komponen-komponen dalam perusahaan atau organisai yang berhubungan dengan proses penciptaan dan pengaliran informasi. Sistem informasi dapat juga didefinisikan sebagai suatu sistem yang menerima sumber data sebagai input dan mengolahnya menjadi produk informasi sebagai output.



SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI
Berdasarkan beberapa pengertian diatas dapat kita tarik bahwa sistem informasi psikologi adalah suatu sistem yang bekombinasi dari manusia dan alat teknologi yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan data mengenai perilaku manusia yang terlihat maupun yang tidak terlihat, dan secara data tersebut dapat berupa informasi bagi si penerima.


ARSITEKTUR KOMPUTER
Komputer memiliki susunan beberapa perangkat sebagai penggeraknya dan sering dikatakan sebagai suatu skema komputer (computer schematic). Skema ini dibentuk sejak awal permulaan komputer. Unit-unit perangkat yang menyusun antara lain seperti dibawah ini : 

1. Perangkat keras (hardware) 
 Perangkat ini dapat berbentuk kotak yang terhubung melalui sebuah kabel elektonika. Perangkat ini dapat berbentuk mesin pemutar disket, mesin pemutar hard disk¸ motherboard, yang disimpan dalam CPU.

2. CPU ( centar processing unit / unit pengelolahan pusat )
Perangkat ini mengendalikan semua pusat sistem yang ada di komputer, baik itu monitor, perangkat keras, ataupun perangkat lunak. Di dalam CPU terdapat pula penyimpan utama / penyimpan primer (main memory/primary storage), penyimpan kedua (secondary storage), unit pengendali (control unit), dan unit logika dan aritmetika atau ilmu penghitungan / arithmetic and logic unit (AUC). Pada penyimpan uttama, semua data yang diolah dan  bentuk program-program ( bentuk perintah pengolah data ) yang dibuat terdapat di dalamnya. Penyimpan kedua berfungsi untuk memindahkan data atau perangkat lunak atau program yang ada dari CPU ke media lainnya, seperti disket, pencetak (printer), atau melakukan sebaliknya. Unit pengendali mendapatkan perintah/intruksi dari bagian perangka lunak yang disimpan di unit penyimpanan utama dan menerjemahkannya. Kemudian, mengirimkan sinyal elektronika ke komponen sistem komputer yang lainnya untuk melakukan operasi yang diinginkan. Unit logika dan arimetika menampikan operasi ilmu hitung dan perbandingan. Sebuah komputer dapat membuat perubahan logika dari satu susunan intruksi ke yang lainnya ( seperti pembayaran perhitungan lembur dengan perhitungan pembayaran yang biasa ) berdasarkan hasil perbandingan yang dibuat di ALU selama pemerosesan.

3. Perangkat lunak (software)
Jenis perangkat ini berfungsi untuk menjalankan semua perangkat yang ada, baik itu di perangkat keras maupun CPU. Perangkat lunak ini berbentuk, seperti program Windows, Linux, Unix, Microsoft, Auticad dan sebagainya. 



  



 STRUKTUR KOGNISI MANUSIA
Menurut Prof. Benny H. Hoed struktur adalah bangun (teoritis) yang terdiri atas unsur-unsur yang berhubungan satu sama lain dalam satu kesatuan.
Menurut Ahmad (2004) Struktur adalah gabungan beberapa anggota yang disambungkan antara satu sama lain untuk menanggung beban yang akan digunakan keatasnya, seterusnya memindahkan beban tersebut ke tanah.
Sedangkan menurut Drever (Solihin, 2012) kognisi adalah istilah umum yang mencakup segenap model pemahaman, yakni persepsi, imajinasi, penangkapan makna, penialain, dan penalaran.
Menurut Chaplin (2002) dikatakan bahwa “kognisi adalah konsep umum yang mencakup semua bentuk mengenal, termasuk di dalamnya mengamati, melihat, memperhatikan, memberikan, menyangka, membayangkan, memperkirakan, menduga dan menilai. 
Dapat disimpulkan bahwa struktur kognisi manusia adalah mencakup segenap pemahaman manusia antara unur-unsur yang berhubungan satu sama lain dalam satu kesatuan.  



HUBUNGAN ANTARA ARSITEKTUR KOMPUTER DAN STRUKTUR KOGNISI MANUSIA
Dari pemahaman diatas dapat kita simpulkan antara arsitektur komputer dan struktur kognisi manusia. Dari kedua komponen tersebut memiliki tugas yang sama yaitu menginput proses dan mengoutput sebuah data yang berupa informasi yang dapat digunakan si pemakainya.


KELEBIHAN DAN KEKURANGAN ARSITEKTUR KOMPUTER
Kelebihan : 
- Memiliki processor yang berjumlah lebih dari satu. 
- Bisa digunakan oleh banyak pengguna (multi user). 
- Dapat membuka beberapa aplikasi dalam waktu yang bersamaan. 
-Menggunakan teknologi time sharing.

Kekurangan:
 - Harga yang cukup mahal.  
- Data yang disimpan kapan saja bisa hilang. 
- Mudah terkena virus. 
- Membutuhakan daya listrik yang cukup besar.  


KELEBIHAN DAN KEKURANGA STRUKTUR KOGNISI MANUSIA 
Kelebihan: 
- Struktur kognisi lebih sistematis sehingga memiliki arh dan tujuan yang jelas.  
- Banyak memberi motivasi agar terjadi proses belajar.  
- Mengoptimalisasikan kerja otak secara maksimal. 

Kekurangan :
- Membutuhkan waktu yang lama untuk berfikir.
- Terkadang sulit untuk mengpraktikan dalam kehidupan sehari-hari.


Referensi :
Alamsyah, Z. (2005). Manajemen sistem informasi. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama
Basuki, H. (2008). Psikologi umum. Jakarta : Universitas Gunadarma
Chr. Jimmy L.G (2008) Sistem informasi manajemen pemahaman dan aplikasi. Jakarta : PT. Grasindo
Hutahaean , J. (2014). Konsep sistem informasi. Yogyakarta : Deepublish
Marimin, dkk. (2006). Sistem informasi manajemen sumber daya manusia. Jakarta : PT Grasindo
Jogiyanto. (2005). Analisis dan desain sistem informasi.Yogyakarta : Penerbit Andi
Muhibbinsyah. (2001). Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Poerwadarminta, W.J.S. (2003). Kamus umum bahasa indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Solso, L. Robert.(2007). Psikologi Kogintif. Jakarta: Erlangga
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar